Sistem Informasi Penelusuran Perkara
PENGADILAN NEGERI LIMBOTO
INFORMASI DETAIL PERKARA



Nomor Perkara Penuntut Umum Terdakwa Status Perkara
49/Pid.Sus/2026/PN Lbo 1.DIDIN MARYANTO RADJAK, S.H.
2.FENNY HASLIZARNI, SH
3.SANTA CLARA DAMANIK, S.H
4.SATRI ALDI, S.H
5.NITA BONITA SALEHA TIMOR, S.H.
6.CORNELIA FATIKASARI KULUMUDIN, S.H.
7.THRESIA IDRIANI NIANGTYASGAYATRI, S.H.
8.Dr. Aditya Narwanto, S.H., M.H
MUH. FEIZAL JUMAHIR alias ICAL Persidangan
Tanggal Pendaftaran Selasa, 28 Apr. 2026
Klasifikasi Perkara Narkotika
Nomor Perkara 49/Pid.Sus/2026/PN Lbo
Tanggal Surat Pelimpahan Kamis, 23 Apr. 2026
Nomor Surat Pelimpahan B-704/P.5.15/Enz.2/04/2026
Penuntut Umum
NoNama
1DIDIN MARYANTO RADJAK, S.H.
2FENNY HASLIZARNI, SH
3SANTA CLARA DAMANIK, S.H
4SATRI ALDI, S.H
5NITA BONITA SALEHA TIMOR, S.H.
6CORNELIA FATIKASARI KULUMUDIN, S.H.
7THRESIA IDRIANI NIANGTYASGAYATRI, S.H.
8Dr. Aditya Narwanto, S.H., M.H
Terdakwa
NoNamaPenahanan
1MUH. FEIZAL JUMAHIR alias ICAL[Penahanan]
Advokat
Anak Korban
Dakwaan

KESATU

Bahwa ia Terdakwa Muh. Feizal Jumahir alias Ical bertindak secara sendiri-sendiri atau bersama-sama dengan Sdr. Candra Hasan alias Candra (dilakukan penuntutan secara terpisah) dan Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi (dilakukan penuntutan secara terpisah) pada hari Rabu tanggal 14 Januari 2026 sekitar pukul 16.15 WITA atau setidak - tidaknya pada waktu lain dalam tahun 2026 bertempat di Jalan Trans-Sulawesi Desa Molingkapoto Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara tepatnya di depan Alfamidi, atau setidak-tidaknya pada tempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Limboto yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini telah melakukan “Percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I”,  perbuatan tersebut dilakukan oleh Terdakwa dengan cara sebagai berikut :-----------

  • Bahwa sebagaimana pada uraian waktu dan tempat tersebut di atas, berawal ketika Sdr. Candra Hasan alias Candra berangkat dari rumahnya yang berada di Desa Motilango Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo menuju Alfamidi yang berada di Jalan Trans-Sulawesi Desa Molingkapoto Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara. Sebelumnya Tim Opsnal Satuan Resnarkoba Polres Gorontalo Utara memperoleh informasi bahwa Sdr. Candra Hasan alias Candra ada menguasai dan menyimpan barang yang diduga Narkotika jenis Ganja, atas informasi tersebut Tim Opsnal Satuan Resnarkoba Polres Gorontalo Utara melakukan penyelidikan dan diperoleh informasi bahwa Sdr. Candra Hasan alias Candra sedang berada di Desa Molingkapoto Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara, dan petugas langsung menuju lokasi tersebut kemudian petugas mendapati Sdr. Candra Hasan alias Candra sedang berada di depan Alfamidi yang beralamat di Jalan Trans-Sulawesi Desa Molingkapoto Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara dengan posisi Sdr. Candra Hasan alias Candra sedang menggenggam 1 (satu) sachet plastik klip besar berisikan daun kering yang diduga Narkotika jenis ganja dan 1 (satu) sachet plastik klip butiran yang diduga biji ganja di tanggannya, setelah itu Tim Opsnal Satuan Resnarkoba Polres Gorontalo Utara langsung mengamankan Sdr. Candra Hasan alias Candra.
  • Bahwa Sdr. Candra Hasan alias Candra memperoleh 1 (satu) sachet plastik klip besar berisikan daun kering yang diduga Narkotika jenis ganja dan terdapat biji diduga biji ganja tersebut dari Terdakwa yang berada di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara yang dititipkan melalui Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi.
  • Bahwa sebelum Terdakwa menyerahkan 1 (satu) sachet plastik klip besar berisikan daun kering yang diduga Narkotika jenis ganja tersebut kepada Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi, pada hari Senin tanggal 15 Desember 2025, Terdakwa memesan narkotika jenis ganja kepada seseorang melalui media sosial Instagram melalui Direct Message (DM) sebanyak 20 (dua puluh) gram dengan harga Rp1.000.000,- (satu juta rupiah) yang sudah termasuk dengan ongkos kirimnya yang dibayarkan melalui transfer dari Bank BNI milik Terdakwa dengan nomor rekening 1106655859.
  • Bahwa pada hari Kamis tanggal 08 Januari 2026 sekitar pukul 16.00 WITA, bertempat di komplek Jalan tol Manado-Kota Bitung, Terdakwa menitipkan 1 (satu) sachet plastik klip besar berisikan daun kering yang diduga Narkotika jenis ganja dan butiran yang diduga biji ganja kepada Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi, karena Terdakwa mengetahui bahwa Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi akan berangkat ke Gorontalo untuk menghadiri acara festival musik. Selanjutnya sekitar pukul 23.00 WITA, Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi berangkat dari Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara menuju rumah Sdr. Candra Hasan alias Candra yang berada di Desa Motilango Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo dengan mengendarai mobil travel. Selanjutnya, pada hari Jumat tanggal 09 Januari 2026, Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi tiba di rumah Sdr. Candra Hasan alias Candra, kemudian Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi mengajak Sdr. Candra Hasan alias Candra untuk menghadiri acara festival musik di Kota Gorontalo, sehingga Sdr. Candra Hasan alias Candra ikut bersama dengan Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi berangkat ke Kota Gorontalo untuk menghadiri acara tersebut sampai dengan hari Minggu tanggal 11 Januari 2026.
  • Bahwa pada hari Minggu tanggal 11 Januari 2026 sekitar pukul 18.00 WITA, setelah acara festival musik selesai, Sdr. Candra Hasan alias Candra bersama dengan Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi pulang ke rumah Sdr. Candra Hasan alias Candra yang berada di Desa Motilango Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo, dan sekitar pukul 23.00 WITA pada saat Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi hendak kembali ke Kota Manado, Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi menyerahkan 1 (satu) sachet plastik klip besar berisikan daun kering yang diduga Narkotika jenis ganja dan butiran yang diduga biji ganja kepada Sdr. Candra Hasan alias Candra.
  • Bahwa berdasarkan surat Hasil Pengujian Laboratorium oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Gorontalo Nomor : R-PP.01.01.23A.01.26.33 tanggal 20 Januari 2026 bahwa barang bukti berupa 1 (satu) plastik besar berisikan daun kering yang diduga Narkotika jenis ganja dan 1 (satu) sachet plastik klip yang berisikan butiran yang diduga biji ganja dengan berat zat 4,3504 gram, hasil barang bukti tersebut adalah Narkotika Golongan I jenis Cannabis (ganja) sesuai Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
  • Bahwa berdasarkan Laporan Pengujian Nomor : LHU.111.K.05.16.26.0010 tanggal 20 Januari 2026 sebagai berikut :

 

No

Uji yang dilakukan Jenis/Parameter Uji

Hasil

Syarat

Pustaka

Metode

1

Identifikasi Ganja

Positif Cannabis

Positif

MAPPOMN 04/N/01. Clarke’s analysis of drugs and poisons, 2007. Hal. 740-741

Reaksi Warna, KLT, Densitometri

2

Pemerian

Daun kering, bentuk rajangan halus, terdapat biji berbentuk bulat, dan beberapa ranting. Warna hijau tua kecoklatan. Bau khas

-

MAPPOMN 04/N/01. Clarke’s analysis of drugs and poisons, 2007. Hal. 740-741

ORGANOLEPTIK

Kesimpulan : Positif Ganja

 

  • Bahwa berdasarkan Berita Acara Penimbangan barang bukti oleh Balai POM di Gorontalo tanggal 15 Januari 2026 dengan rincian sebagai berikut :

Sampel dari kepolisian

Penimbangan Berat Bersih

Sampel untuk Pengujian

Berat wadah + zat = 5,5960 gram

  • Berat wadah + zat = 5,5900 gram
  • Berat wadah          = 1,2396 gram
  • Berat zat                = 4,3504 gram

Wadah + zat = 0,6145 gram

Berat wadah = 0,1055 gram

Berat zat       = 0,5090 gram

Catatan : Berat bersih sampel kepolisian = 4,3504 gram

                Berat sampel untuk pengujian = 0,5090 gram

 

  • Bahwa Terdakwa tidak memiliki izin untuk menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman jenis ganja.

 

----- Perbuatan Terdakwa MUH. FEIZAL JUMAHIR ALIAS ICAL sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 132 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 622 ayat (1) huruf w Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Lampiran II Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.---------------

 

ATAU

 

KEDUA

 

Bahwa ia Terdakwa Muh. Feizal Jumahir alias Ical bertindak secara sendiri-sendiri atau bersama-sama dengan Sdr. Candra Hasan alias Candra (dilakukan penuntutan secara terpisah) dan Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi (dilakukan penuntutan secara terpisah) pada hari Rabu tanggal 14 Januari 2026 sekitar pukul 16.15 WITA atau setidak - tidaknya pada waktu lain dalam tahun 2026 bertempat di Jalan Trans-Sulawesi Desa Molingkapoto Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara tepatnya di depan Alfamidi, atau setidak-tidaknya pada tempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Limboto yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini telah melakukan “Percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman”,  perbuatan tersebut dilakukan oleh Terdakwa dengan cara sebagai berikut :-------------------------------------

  • Bahwa sebagaimana pada uraian waktu dan tempat tersebut di atas, berawal ketika Sdr. Candra Hasan alias Candra berangkat dari rumahnya yang berada di Desa Motilango Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo menuju Alfamidi yang berada di Jalan Trans-Sulawesi Desa Molingkapoto Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara. Sebelumnya Tim Opsnal Satuan Resnarkoba Polres Gorontalo Utara memperoleh informasi bahwa Sdr. Candra Hasan alias Candra ada menguasai dan menyimpan barang yang diduga Narkotika jenis Ganja, atas informasi tersebut Tim Opsnal Satuan Resnarkoba Polres Gorontalo Utara melakukan penyelidikan dan diperoleh informasi bahwa Sdr. Candra Hasan alias Candra sedang berada di Desa Molingkapoto Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara, dan petugas langsung menuju lokasi tersebut kemudian petugas mendapati Sdr. Candra Hasan alias Candra sedang berada di depan Alfamidi yang beralamat di Jalan Trans-Sulawesi Desa Molingkapoto Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara dengan posisi Sdr. Candra Hasan alias Candra sedang menggenggam 1 (satu) sachet plastik klip besar berisikan daun kering yang diduga Narkotika jenis ganja dan 1 (satu) sachet plastik klip butiran yang diduga biji ganja di tanggannya, setelah itu Tim Opsnal Satuan Resnarkoba Polres Gorontalo Utara langsung mengamankan Sdr. Candra Hasan alias Candra.
  • Bahwa Sdr. Candra Hasan alias Candra memperoleh 1 (satu) sachet plastik klip besar berisikan daun kering yang diduga Narkotika jenis ganja dan terdapat biji diduga biji ganja tersebut dari Terdakwa yang berada di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara yang dititipkan melalui Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi.
  • Bahwa sebelum Terdakwa menyerahkan 1 (satu) sachet plastik klip besar berisikan daun kering yang diduga Narkotika jenis ganja tersebut kepada Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi, pada hari Senin tanggal 15 Desember 2025, Terdakwa memesan narkotika jenis ganja kepada seseorang melalui media sosial Instagram melalui Direct Message (DM) sebanyak 20 (dua puluh) gram dengan harga Rp1.000.000,- (satu juta rupiah) yang sudah termasuk dengan ongkos kirimnya yang dibayarkan melalui transfer dari Bank BNI milik Terdakwa dengan nomor rekening 1106655859.
  • Bahwa pada hari Kamis tanggal 08 Januari 2026 sekitar pukul 16.00 WITA, bertempat di komplek Jalan tol Manado-Kota Bitung, Terdakwa menitipkan 1 (satu) sachet plastik klip besar berisikan daun kering yang diduga Narkotika jenis ganja dan butiran yang diduga biji ganja kepada Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi, karena Terdakwa mengetahui bahwa Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi akan berangkat ke Gorontalo untuk menghadiri acara festival musik. Selanjutnya sekitar pukul 23.00 WITA, Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi berangkat dari Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara menuju rumah Sdr. Candra Hasan alias Candra yang berada di Desa Motilango Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo dengan mengendarai mobil travel. Selanjutnya, pada hari Jumat tanggal 09 Januari 2026, Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi tiba di rumah Sdr. Candra Hasan alias Candra, kemudian Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi mengajak Sdr. Candra Hasan alias Candra untuk menghadiri acara festival musik di Kota Gorontalo, sehingga Sdr. Candra Hasan alias Candra ikut bersama dengan Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi berangkat ke Kota Gorontalo untuk menghadiri acara tersebut sampai dengan hari Minggu tanggal 11 Januari 2026.
  • Bahwa pada hari Minggu tanggal 11 Januari 2026 sekitar pukul 18.00 WITA, setelah acara festival musik selesai, Sdr. Candra Hasan alias Candra bersama dengan Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi pulang ke rumah Sdr. Candra Hasan alias Candra yang berada di Desa Motilango Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo, dan sekitar pukul 23.00 WITA pada saat Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi hendak kembali ke Kota Manado, Saksi Rendi Rifaeldi Manurip alias Rendi menyerahkan 1 (satu) sachet plastik klip besar berisikan daun kering yang diduga Narkotika jenis ganja dan butiran yang diduga biji ganja kepada Sdr. Candra Hasan alias Candra.
  • Bahwa berdasarkan surat Hasil Pengujian Laboratorium oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Gorontalo Nomor : R-PP.01.01.23A.01.26.33 tanggal 20 Januari 2026 bahwa barang bukti berupa 1 (satu) plastik besar berisikan daun kering yang diduga Narkotika jenis ganja dan 1 (satu) sachet plastik klip yang berisikan butiran yang diduga biji ganja dengan berat zat 4,3504 gram, hasil barang bukti tersebut adalah Narkotika Golongan I jenis Cannabis (ganja) sesuai Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
  • Bahwa berdasarkan Laporan Pengujian Nomor : LHU.111.K.05.16.26.0010 tanggal 20 Januari 2026 sebagai berikut :

 

No

Uji yang dilakukan Jenis/Parameter Uji

Hasil

Syarat

Pustaka

Metode

1

Identifikasi Ganja

Positif Cannabis

Positif

MAPPOMN 04/N/01. Clarke’s analysis of drugs and poisons, 2007. Hal. 740-741

Reaksi Warna, KLT, Densitometri

2

Pemerian

Daun kering, bentuk rajangan halus, terdapat biji berbentuk bulat, dan beberapa ranting. Warna hijau tua kecoklatan. Bau khas

-

MAPPOMN 04/N/01. Clarke’s analysis of drugs and poisons, 2007. Hal. 740-741

ORGANOLEPTIK

Kesimpulan : Positif Ganja

 

  • Bahwa berdasarkan Berita Acara Penimbangan barang bukti oleh Balai POM di Gorontalo tanggal 15 Januari 2026 dengan rincian sebagai berikut :

Sampel dari kepolisian

Penimbangan Berat Bersih

Sampel untuk Pengujian

Berat wadah + zat = 5,5960 gram

  • Berat wadah + zat = 5,5900 gram
  • Berat wadah          = 1,2396 gram
  • Berat zat                = 4,3504 gram

Wadah + zat = 0,6145 gram

Berat wadah = 0,1055 gram

Berat zat       = 0,5090 gram

Catatan : Berat bersih sampel kepolisian = 4,3504 gram

                Berat sampel untuk pengujian = 0,5090 gram

 

  • Bahwa Terdakwa tidak memiliki izin untuk tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman jenis ganja.

 

----- Perbuatan Terdakwa MUH. FEIZAL JUMAHIR ALIAS ICAL sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 111 ayat (1) juncto Pasal 132 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 622 ayat (1) huruf w Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Lampiran II Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.---------------

Pihak Dipublikasikan Ya